Analisis Dolar AS Tertekan, Pasar Ragukan Kenaikan Bunga September - Data Pasar 2026-07-30

Analisis Dolar AS Tertekan, Pasar Ragukan Kenaikan Bunga September - Data Pasar 2026-07-30

Dolar AS Tertekan, Pasar Ragukan Kenaikan Bunga September

Dolar AS melemah pada perdagangan Rabu (29/7) setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75%. Keputusan tersebut diambil melalui pemungutan suara 9 lawan 3.
Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan mendukung kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin. Meski terdapat tiga suara hawkish, Pasar mulai meragukan apakah dukungan untuk kenaikan bunga pada September akan cukup kuat.
Indeks Dolar AS turun sekitar 0,5% ke area 100,90. Imbal hasil Treasury AS juga ikut melemah sehingga memicu aksi jual Dolar secara luas.
EUR/USD naik sekitar 0,7% ke 1,1470, level tertinggi dalam lebih dari satu pekan. Pasar selanjutnya menantikan data pertumbuhan ekonomi, inflasi Jerman, sentimen ekonomi, dan pengangguran Zona Euro.
GBP/USD menguat sekitar 0,5% ke 1,3360 menjelang keputusan Bank of England. Sementara itu, USD/JPY turun ke sekitar 163,50 meskipun masih bertahan dekat level tertinggi beberapa dekade.
AUD/USD tetap melemah di sekitar 0,6945 karena inflasi Australia lebih rendah dari perkiraan. Dampaknya, pelemahan Dolar dapat menopang Pasar Emas dan mata uang utama, tetapi arah berikutnya tetap bergantung pada data inflasi serta sinyal kebijakan bank sentral. (arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.