Analisis Dolar Menguat Tipis, Sentimen Risiko Masih Hati-hati - Data Pasar 2026-05-19

Analisis Dolar Menguat Tipis, Sentimen Risiko Masih Hati-hati - Data Pasar 2026-05-19

Dolar Menguat Tipis, Sentimen Risiko Masih Hati-hati

Dolar AS menguat tipis terhadap mayoritas mata uang G10 pada Selasa (19/5), karena keputusan Presiden Donald Trump menahan serangan ke Iran belum cukup membangkitkan selera risiko. Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,1% setelah sempat memutus tren Penguatan enam hari pada hari Senin, sementara Pasar tetap menunggu perkembangan nyata di jalur geopolitik.
Dukungan Dolar juga datang dari Pasar Obligasi. Yield Treasury AS tenor 10 tahun naik 1 bps ke 4,60%, menjaga daya tarik aset Dolar ketika investor masih menilai risiko inflasi energi dan memulai konflik Timur Tengah belum sepenuhnya reda. OCBC menilai sentimen risiko masih “lemah”, sehingga Dolar cenderung tetap kuat sampai ada kemajuan yang lebih jelas.
Di G10, pelemahan paling terlihat pada Dolar Australia. AUD/USD turun 0,5% ke 0,7136, dengan area 0,7102 (terendah 29 April) dianggap sebagai support. Pejabat RBA Sarah Hunter mengumumkan risiko ekspektasi inflasi Australia “elevated”, dan bank sentral menilai kenaikan suku bunga untuk ketiga kali berturut-turut memberi ruang bagi dewan untuk menyelaraskan respons rumah tangga dan bisnis terhadap pengungkapan harga bahan bakar akibat konflik Timur Tengah.
Sterling terkoreksi tipis setelah reli kuat sehari sebelumnya. GBP/USD turun 0,2% ke 1,3414 menjelang rilis data ketenagakerjaan dan upah Inggris. Pound sempat menguat 0,8% pada hari Senin setelah Andy Burnham yang disebut favorit pengganti Keir Starmer—menyatakan tidak akan mengubah batas pinjaman Pemerintah jika berkuasa, meredakan kekhawatiran Pasar Obligasi.
Di Asia, USD/JPY naik 0,1% ke 158,93, mencerminkan perbedaan imbal hasil yang masih mendukung Dolar. Sementara itu, EUR/USD turun 0,1% ke 1,1642, dan USD/CHF naik 0,2% ke 0,7856.
Ayu dari Newsmaker menilai, arah Dolar ke depan akan ditentukan dua hal: sejauh mana sentimen risk-on benar-benar pulih, dan apakah imbal hasil AS tetap tinggi di tengah risiko inflasi energi. Jika belum ada arah sentimen yang jelas, Dolar kemungkinan tetap kuat sebagai aset “aman” dalam jangka pendek.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Analisis Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.