Analisis Minyak Naik 3%, Iran Tahan Harapan Pembukaan Hormuz - Data Pasar 2026-08-10

Analisis Minyak Naik 3%, Iran Tahan Harapan Pembukaan Hormuz - Data Pasar 2026-08-10

Minyak Naik 3%, Iran Tahan Harapan Pembukaan Hormuz

Harga Minyak naik sekitar 3% pada perdagangan Senin (10/8), setelah Iran meredam harapan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat. Brent crude menguat US$2,48 atau 3% ke US$86,03 per barel, sementara West Texas Intermediate atau WTI naik US$2,43 atau 3,1% ke US$80,61 per barel.
Kenaikan ini terjadi setelah Iran menyatakan Amerika Serikat harus mencabut sanksi, membayar kompensasi, dan memenuhi sejumlah syarat lain sebelum Selat Hormuz kembali dibuka. Pernyataan tersebut membuat Pasar menilai proses normalisasi jalur energi utama dunia itu masih jauh dari selesai.
Sebelumnya, Brent dan WTI sempat turun lebih dari 7% pada pekan lalu karena optimisme bahwa Iran dan Oman hampir mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Namun, Iran menegaskan bahwa meski kesepakatan dengan Oman terkait jalur pelayaran baru hampir final, pembukaan penuh tetap bergantung pada sikap Washington.
Risiko pasokan juga bertambah setelah kelompok Houthi yang berafiliasi dengan Iran mengklaim telah menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan. Selain itu, serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia, termasuk kilang Taneco dan fasilitas petrokimia ZapSibNeftekhim, semakin menambah kekhawatiran terhadap pasokan global.
Dari sisi dampak market, harga Minyak berpotensi tetap ditopang selama pembukaan Hormuz belum jelas dan risiko serangan terhadap fasilitas energi masih tinggi. Jika tuntutan Iran membuat kesepakatan tertunda, Brent dan WTI bisa mempertahankan premi risiko geopolitik. Kondisi ini juga dapat kembali memicu kekhawatiran inflasi, menahan optimisme Pasar saham, dan membuat arah kebijakan The Fed tetap menjadi perhatian. (asd)*
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.