Analisis Pound Mulai Loyo di 1,38—Sinyal “Rising Wedge” Siap Bikin Kejutan? - Data Pasar 2026-01-28

Analisis Pound Mulai Loyo di 1,38—Sinyal “Rising Wedge” Siap Bikin Kejutan? - Data Pasar 2026-01-28

Pound Mulai Loyo di 1,38—Sinyal “Rising Wedge” Siap Bikin Kejutan?

GBP/USD turun tipis setelah naik empat hari beruntun, dan bergerak di sekitar 1,3800 pada sesi Asia hari Jumat. Dari grafik harian, harga terlihat mulai “ngumpet” dalam rentang yang makin sempit. Pola ini sering disebut rising wedge dan biasanya jadi tanda pembeli mulai kehabisan tenaga, sehingga risiko pembalikan turun ikut meningkat.
Walau begitu, tren naik belum benar-benar patah. GBP/USD masih bertahan di atas EMA 9 hari dan EMA 50 hari, yang artinya bias bullish masih ada. Selama harga tetap menghormati EMA jangka pendek yang naik, penurunan biasanya masih bisa tertahan. Namun Pasar mulai hati-hati karena indikator RSI 14 hari ada di 73,95 (area overbought). RSI memang turun dari 78,53, tapi masih tinggi—ini sinyal momentum masih positif, tapi rawan konsolidasi atau koreksi.
Untuk level penting, resistensi terdekat ada di 1.3869 (tertinggi sejak September 2021) lalu area 1.3900 di dekat batas atas wedge. Kalau tembus dan bertahan, ruang naik bisa terbuka lagi menuju 1.4248. Sebaliknya, support awal ada di EMA 9 hari sekitar 1.3626, lalu area 1.3570 (batas bawah wedge). Kalau harga jatuh menembus wedge, bias bisa berubah bearish dan membuka jalan ke EMA 50 hari di 1.3445. (az)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.